SMKN 1 SUBANG

  • Kegiatan Sekolah Kegiatan Siswa Lainnya Prestasi Uncategorized
  • 21 Apr 2021 19:16:22
  • Iin Solihin, S.Pd.

Repost By GoraJuara.com

MODEL sekolah, merupakan ruh atau kristalisasi dari seluruh kegiatan yang akan dilaksanakan oleh sekolah secara continue dan berkesinambungan yang di dalammnya terkandung visi, misi dan tujuan sekolah.

Adapun model implementasi sekolah yang diterapkan di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Subang, yaitu Model ”Ceren”. Ceren adalah singkatan dari character building, entrepreneurship, responsive, excellent of competency, dan nature,” kata Kepala SMK Negeri Subang, Deden Suryanto, M.Pd., kepada Majalah “Sekolah JUARA” belum lama ini.

Model sekolah ini, menurut Deden, akan diterjemahkan dalam seluruh rangkaian program jangka pendek maupun jangka panjang yang akan dilaksanakan sekolah dengan melibatkan seluruh element sekolah, yakni kepala sekolah, guru, staff TU, caraka, satpam dan siswa dalam upaya memberikan pelayanan yang terbaik atau memuaskan seluruh steakholder sekolah, baik siswa, orang tua, DU/DI dan masyarakat. SMK Negeri 1 Subang, kata Deden, memiliki motto: ”Kami adalah yang Pertama, dan Komitmen Kami adalah Kepuasan Anda”.

Adapun dari penjabaran ”CEREN” ini, menurutnya, pertamana adalah character building, merupakan program sekolah dalam rangka penguatan pendidikan karakter yang diterjemahkan dalam bentuk rangkaian program sekolah yang terintegrasi dalam program besar, yakni Islamic School Culture yang meliputi:

a. Membentuk siswa yang terbiasa dengan senyum, salam, sapa, sopan dan santun (5S) dimulai dari gerbang sekolah di lingkungan sekolah, dan di masyarakat.

b. Membiasakan program 5S untuk kepala sekolah, guru, staff TU, satpam dan caraka.

c. Karakter Religius, membentuk siswa yang terbiasa murotal Al-Qur’an (Islam), Kitab suci masing-masing untuk yang nonmuslim dengan program pengajian rutin setiap pagi di masjid. Mengingat masjid yang terbatas, maka dilakukan penjadwalan secara bergilir untuk setiap jurusan, dgn tanggung jawab kepala program dan wali kelas.

d. Sekolah menjamin seluruh lulusan memiliki kemampuan dalam membaca Al-Quran dengan benar makhroj dan tajwidnya. (Kegiatan mentoring baca Al-Quran, digawangi IRMA dan guru PAI).

e. Membentuk karakter religious, siswa terbiasa wudhu dengan benar, sholat sunnat dhuha, sholat dhuhur berjamaah, dan sholat asyar berjamaah.

f. Membentuk karakter religious, meningkatkan pengetahuan dan pemahaman siswa tentang ajaran agamanya dengan program KAJARI (Kajian Ajaran Islam) dan program sejenis untuk non muslim.Penguatan pendidikan karakter nasionalis, ungkapnya, merupakan program untuk membentuk karakter siswa yang mencintai tanah air, kuat fisik, tangguh jiwanya, disiplin, bertanggung jawab dan pantang menyerah, melalui program yang terintegrasi Bela Negara:

Membentuk karakter cinta tanah air, dengan program wajib pramuka yang dilaksanakan setiap minggu secara bergilir siswa kelas X, XI dan XII, program upacara bendara setiap hari senin dengan khidmat.

b. Membentuk karakter kuat fisik dan tangguh jiwanya, dengan program wajib penguatan fisik standar industry Astra International : Lari selama 4 menit minimal 800 meter, push up 1 menit minimal 30 x, sit up 1 menit minimal 30 x dan full up 1 menit minimal 30 kali.

c. Membentuk karakter kuat fisik dan tangguh jiwanya, dengan program wajib penguatan fisik dan mental melalui pendidikan dan pelatihan tarung derajat yang bersifat wajib untuk setiap siswa selama minimal 1 semester, maksimal 1 tahun.

d. Membentuk karakter disiplin dan bertanggungjawab untuk siswa dalam bentuk membiasakan budaya : “saya malu datang terlambat” dengan target:

1. Siswa yang datang terlambat kurang dari 3% untuk tahun 2020
2. Siswa yang datang terlambat kurang dari 2% untuk tahun 2021
3. Siswa yang datang terlambat kurang dari 1% untuk tahun 2022
4. Siswa yang datang terlambat 0% untuk tahun 2023 dan seterusnya
e. Membentuk karakter disiplin dan bertanggung jawab untuk siswa dalam bentuk membiasakan budaya : “saya bangga selalu menaati aturan” dengan target:

1. Siswa yang datang tidak berpakain sesuai aturan kurang dari 3% untuk tahun 2020
2. Siswa yang datang tidak berpakain sesuai aturan kurang dari 2% untuk tahun 2021
3. Siswa yang datang tidak berpakain sesuai aturan kurang dari 1% untuk tahun 2022
4. Siswa yang datang tidak berpakain sesuai aturan 0% untuk tahun 2023 dan seterusnya

f. Membentuk karakter disiplin dan bertanggung jawab untuk siswa dalam bentuk membiasakan budaya : “saya bangga selalu menaati aturan” dengan target:

1. Siswa yang bermasalah menurut catatan BP/BK kurang dari 3% untuk tahun 2020
2. Siswa yang bermasalah menurut catatan BP/BK kurang dari 2% untuk tahun 2021
3. Siswa yang bermasalah menurut catatan BP/BK kurang dari 1% untuk tahun 2022 dan seterusnya
g. Program kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Sekolah

Membentuk karakter gotong royong untuk siswa dan guru, terintegrasi dalam program kegiatan kebersamaan :
1. Bersama-sama dalam zona kebersihan
2. Bersama-sama dalam program senam Bersama
3. Outbond untuk guru dan tu, caraka dan satpam
4. Family gathering untuk guru
5. Kundudi untuk siswa dan guru.**

_

SMKNEGERI1SUBANG

NESAS

CEREN